Situs puisi merupakan Blog kumpulan puisi yang menyediakan contoh puisi terbaik karya indonesia.

Showing posts with label Puisi Ibu. Show all posts
Showing posts with label Puisi Ibu. Show all posts

Puisi Ibu Karya D. Zawawi Imron

Ibu

kalau aku merantau lalu datang musim kemarau
sumur-sumur kering, daunan pun gugur bersama reranting
hanya mataair airmatamu ibu, yang tetap lancar mengalir

bila aku merantau
sedap kopyor susumu dan ronta kenakalanku
di hati ada mayang siwalan memutikkan sari-sari kerinduan
lantaran hutangku padamu tak kuasa kubayar

ibu adalah gua pertapaanku
dan ibulah yang meletakkan aku di sini
saat bunga kembang menyemerbak bau sayang
ibu menunjuk ke langit, kemudian ke bumi
aku mengangguk meskipun kurang mengerti

bila kasihmu ibarat samudera
sempit lautan teduh
tempatku mandi, mencuci lumut pada diri
tempatku berlayar, menebar pukat dan melempar sauh
lokan-lokan, mutiara dan kembang laut semua bagiku
kalau aku ikut ujian lalu ditanya tentang pahlawan
namamu, ibu, yang kan kusebut paling dahulu
lantaran aku tahu
engkau ibu dan aku anakmu

bila aku berlayar lalu datang angin sakal
Tuhan yang ibu tunjukkan telah kukenal
ibulah itu bidadari yang berselendang bianglala
sesekali datang padaku
menyuruhku menulis langit biru
dengan sajakku.

Puisi Ibu Karya D. Zawawi Imron

Arti Puisi Ibu Karya D. Zawawi Imron
Adalah puisi tentang Ibu. Puisi ini menceritakan seorang anak yang merantau namun rindu dengan Ibunya. Anak itu mengingat kasih sayang yang besar dari Ibunya. Anak itu juga mengingat tentang nasehat dan pesan Ibunya. Anak itu menganggap Ibunya adalah seorang pahlawan. Dan anak itu juga menganggap Ibunya sebagai Bidadari.

Kategori Puisi : Puisi Ibu

Puisi Ibu Karya D. Zawawi Imron telah ditertibkan di Situs Puisi.
Copyright © Situs Puisi : Blog Kumpulan Puisi Terbaik Indonesia.